Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

Draft RUU Pengawasan Obat Dan Makanan: Begini Sistematikanya

Dinyatakan Masih Tetap Berlaku Sepanjang Tidak Bertentangan

banner 468x60

CILEUNGSI, WARTA APOTEKER – Beredar secara terbatas, Draft Rancangan Undang-Undang Pengawasan Obat dan Makanan (RUU WASPOM) mencantumkan pasal pencabutan Ordonansi Obat Keras (Sterkwerkende Geneesmiddelen Ordonnantie 1949, Staatsblad 1949: 419).

Ketentuan tersebut terdapat dalam Draft RUU WASPOM pada Pasal 108, BAB XIX, Ketentuan Penutup, yang sejatinya sudah dicabut dalam UU Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.

Promo Lebaran 1445H

BACA JUGA: Disetujui 9 Fraksi, RUU WASPOM Diproses Lebih Lanjut

 

SISTEMATIKA RUU Pengawasan Obat Dan Makanan
Dari draft sebelumnya terjadi pengurangan jumlah pasal yang terdapat dalam RUU WASPOM. Pada draf terbaru yang beredar terdiri dari 19 Bab dan 113 Pasal, sementara draft sebelumnya terdiri dari 19 Bab dan 127 Pasal.

BACA JUGA: RUU Was POM Masuk Dalam Evauasi Prolegnas Tahun 2022 Per 7 Juli

Berikut sistematika RUU WasPOM terdiri dari
Bab 1 Ketentuan Umum,
Bab 2 Penggolongan,
Bab 3 Standar dan Persyaratan,
Bab 4 Pembuatan atau Produksi,
Bab 5 Informasi Produk,
Bab 6 Peredaran,
Bab 7 Impor dan Ekspor,
Bab 8 Promosi dan Iklan,
Bab 9 Pengambilan Sampel, Pengujian, Penarikan dan Pemusnahan,
Bab 10 Kelembagaan,
Bab 11 Koordinasi,
Bab 12 Pembinaan,
Bab 13 Tanggung Jawab dan Tanggung Gugat,
Bab 14 Penelitian dan Pengembangan,
Bab 15 Partisipasi Masyarakat,
Bab 16 Tenaga Pengawas,
Bab 17 Pendidikan,
Bab 18 Ketentuan Pidana
Bab 19 Ketentuan Penutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *