Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

Apoteker Melki Ungkap Keterlibatan Organisasi Profesi dalam Pembentukan UU Kesehatan

Apoteker Melki Hadir Memberikan Keterangan DPR Sebagai Wakil Ketua Komisi IX DPR RI & Ketua Panja

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena menyampaikan keterangannya pada sidang lanjutan uji formil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, Kamis (11/01) di Ruang Sidang MK. Foto Humas/Ifa.
banner 468x60

JAKARTA, WARTA APOTEKER – Organisasi profesi tenaga medis dan tenaga kesehatan telah dilibatkan dalam penyusunan UU Kesehatan.

Materi dalam undang-undang tersebut, telah pula disesuaikan dengan masukan para  pemangku kepentingan berdasarkan landasan historis, yurudis, dan sosiologis.

Promo Lebaran 1445H

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena dalam sidang lanjutan uji formil Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan (UU Kesehatan) pada Kamis (11/1/2024).

Sidang atas permohonan Perkara Nomor 130/PUU-XXI/2023 yang diajukan oleh lima  organisasi profesi medis dan  kesehatan ini  dilaksanakan di Ruang Sidang Pleno, Gedung 1 MK.

IAI hadiri Rapat Dengar Pendapat Umum Badan Legislatif DPR RI (Foto: Istimewa / PPIAI)

Secara kronologis Emanuel menguraikan bahwa pada tahap penyusunan yang dilaksanakan pada 3 Oktober 2022,  Badan Legislasi (Baleg)  DPR RI melakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia  (IBI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) dalam penyusunan  Rancangan Undang-Undang Kesehatan dengan agenda mendengarkan  masukan/pandangan dari para pihak  tersebut.

Pada hari yang sama, sambung Emanuel, Baleg bersama dengan Pengurus Besar  Ikatan Dokter Indonesia (IDI),  Perhimpunan Sarjana  Kesehatan Masyarakat Indonesia (Persakmi), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), dan  Pusat Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) juga  dihadirkan dalam rapat dengan agenda yang sama.

Berikutnya pada 17  November 2022, Baleg mengadakan RDPU dengan IDI, PDGI, Asosiasi Dinas Kesehatan Seluruh Indonesia  (Adinkes)  dengan agenda mendengarkan pandangan/masukan dalam penyusunan RUU Kesehatan.

“Hasilnya menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan naskah akademik dan kesiapan RUU Kesehatan.  Kemudian pada 14 Februari 2023 dari Baleg diserahkan ke Komisi IX untuk kemudian dibahas bersama  pemerintah,” jelas Emanuel dalam Sidang Pleno yang dipimpin Ketua MK Suhartoyo bersama dengan Wakil Ketua  MK Saldi Isra dan hakim konstitusi lainnya.

Artikel ini sudah tayang di MKRI dengan Judul: “DPR Ungkap Keterlibatan Organisasi Profesi dalam Pembentukan UU Kesehatan”

Penulis: Sri Pujianti.
Editor: Nur R.
Humas: Muhammad Halim.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *