Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

FIB Fokus Mengawal Pengakuan Kewenangan Apoteker Daripada Berangkat Ke FAPA 2023

IAI Adalah Organisasi Profesi Apoteker Satu-satunya Di Indonesia

banner 468x60

JAKARTA, WARTA-APOTEKER.com – Tiga hari lagi, perhelatan akbar apoteker dari negara-negara di Asia akan berlangsung selama 5 hari di Taiwan.

Perhelatan yang rencanaya mengambil venue di Taipei International Convention Centre akan berlangsung sejak 24 – 28 Oktober 2023.

Promo Lebaran 1445H

Dalam laman resmi Facebook FAPA 2023, disebutkan bahwa Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) adalah organisasi profesi apoteker satu-satunya yang ada di Indonesia.

Dimintai tanggapannya akan hal itu, Presidium Farmasis Indonesia Bersatu, apt. Ismail Salim Mattula, S.Si mengatakan wajar saja karena selama ini memang IAI yang mewakili Indonesia.

“Wajar saja karena hanya IAI yang mereka ketahui. Jangankan FAPA, apoteker di tanah air saja tidak banyak yang mengetahui bahwa telah ada Organisasi Profesi (Apoteker) lainnya,” jelas Ismail melalui pesan WhatsApp.

apt. Ismail menambahkan bahwa FIB lebih memilih mengurus profesi apoteker di tanah air yang jauh lebih penting untuk diurus daripada berangkat mengikuti FAPA 2023, saat ditanya adakah rencana FIB untuk mengikuti kegiatan FAPA 2023.

Pengakuan kewenangan praktik profesional, menurut apt. Ismail, baru saja didapatkan secara resmi dari negara dengan disahkannya UU Kesehatan No. 17 Tahun 2023.

KEWENANGAN APOTEKER INDONESIA TERTINGGAL DIBANDINGKAN NEGARA LAIN
Bila dibandingkan dengan negara lainnya, kewenangan apoteker sudah lama mendapatkan pengakuan kewenangan praktik profesional dari negaranya masing-masIng, tidak demikian halnya dengan Indonesia.

“FIB fokus membentuk, menata, membangun dan mengembangkan bentuk aplikasi nyata dari kewenangan yang  sudah diberikan negara. Urusan selain itu bukan prioritas,” tutup Ismail.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *