Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

Apoteker Afi Farma Dituntut Lebih Ringan Dan Dibebani Membayar Denda Rp 1 Miliar

Penasehat Hukum Belum Siap Dengan Pembelaan/Pledoinya, Sidang Ditunda Dua Pekan

banner 468x60

KEDIRI, WARTA-APOTEKER.COM – Tiga apoteker yang bekerja sebagai Manager Quality Control (QC), Manager Quality Assurance (QA) dan Manajer Produksi dituntut masing-masing tujuh tahun penjara.

Tuntutan ini lebih rendah bila dibandingkan dengan tuntutan terhadap Direktur PT Afi Farma sembilan tahun, hal tersebut dikarenakan Direktur PT Afi Farma sebelumnya pernah tersangkut kasus tindak pidana kesehatan pada tahun 2016 silam dan sempat dijatuhi pidana denda sebesar Rp 10 juta.

Promo Lebaran 1445H

Selain tuntutan penjara, keempat terdakwa dibebani untuk membayar denda masing-masing dengan jumlah yang sama sebesar Rp 1 Miliar subsider enam bulan penjara.

Pemberian tuntutan untuk empat terdakwa itu sesuai dengan dakwaan pertama. Yakni, pasal 196 jo pasal 98 ayat 2 dan 3 UU No. 36/ 2009 tentang Kesehatan jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

Menurut JPU Wahyu Wasono Dyan  Ariwibowo, ada beberapa hal yang memberatkan para terdakwa. Yakni, mereka terbukti telah memproduksi dan  mengedarkan produk obat sirup yang berbahaya. Yakni mengandung cemaran Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).

BACA JUGA: Hari Ini Sidang Putusan Apoteker Afi Farma Atas Kasus Sirup Parasetamol

Jaksa Penuntut Umum Wahyu Wasono Dyan Aribowo, S.H., M.H. menambahkan bahwa yang memberatkan terdakwa karena belum ada permohonan maaf kepada orang tua korban.

Sementara karena selama persidangan berlangsung empat terdakwa dinilai bersikap sopan menjadikan hal yang meringankan dan sangat kooperatif serta menagkui terang terang perbuatannya.

Sementara itu, usai pembacaan tuntutan, Majelis Hakim memberi kesempatan pada para terdakwa melakukan pembelaan.

BACA JUGA: Komisi IX DPR RI Mengundang KAMPAK Dan PTC Membahas Gangguan Ginjal Akut Progresif Akibat Sirup

Majelis Hakim memberikan kesempatan pada para terdakwa untuk melakukan pembelaan sesaat usai pembacaan tuntutan

Dari laman website Sisitem Informasi Penelusuran Perkara Pengadilan Negeri Kediri, jadwal agenda pleidoi akan dilaksanakan pada Rabu, 18 Oktober 2023 di Ruang Sidang Cakra, pukul 10:00:00 s/d selesai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *