Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

FGD Dewan Pakar IAI Bahas RUU Kesehatan Omnibus Law

Turut Dibahas Agenda Rakernas IAI Tahun 2023

Fakultas Farmasi Militer Unhan RI Menjadi Tuan Rumah Focus Group Discussion (FGD) Dewan Pakar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) (Foto: Istimewa / @Unhan_RI)
banner 468x60

CITEUREUP, WARTA-APOTEKER.com – Plt. Dekan Fakultas Farmasi Militer (FFM) Unhan RI, Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.S. mewakili Rektor Universitas Pertahanan RI, Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc., DESD., ASEAN Eng., bersama Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), apt. Nofendri, S.Si membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Dewan Pakar Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari Senin-Selasa, 12 – 13 Juni 2023 dan dilaksanakan secara hybrid ini membahas Agenda Rakernas IAI Tahun 2023.

Promo Lebaran 1445H

Seluruh peserta yang hadir secara luring memenuhi Ruang Aula Serbaguna Lantai 2 Gedung Auditorium Unhan RI, Kawasan IPSC Sentul Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Plt. Dekan Fakultas Farmasi Militer (FFM) Unhan RI, Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.S. (Foto: Istimewa / @Unhan_RI)

Plt. Dekan FFM Unhan RI mengucapkan selamat datang kepada seluruh pengurus pusat Ikatan Apoteker Indonesia, terutama Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia, apt. Nofendri, S.Si di Kampus Utama Unhan RI, serta mengucapkan terima kasih kepada Ikatan Apoteker Indonesia yang telah memilih Unhan RI sebagai tempat untuk melaksanakan FGD Dewan Pakar Ikatan Apoteker Indonesia tahun 2023.

Kesempatan ini juga dimanfaatkan Plt. Dekan FFM Unhan RI juga menjelaskan secara singkat mengenai profil Unhan RI serta rencana Unhan RI untuk membuka Program Studi Profesi Apoteker di Fakultas Farmasi Militer Unhan RI.

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia apt. Nofendri, S.Si., dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Unhan RI yang telah bersedia menjadi tuan rumah serta menerima Ikatan Apoteker Indonesia dengan baik.

Focus Group Discussion kali ini akan membahas 4 poin penting, antara lain:
1. Uji Kompetensi serta bagaimana menciptakan lulusan yang berkualitas,
2. Undang-Undang Kesehatan Omnibus law,
3. Pengembangan dunia kefarmasian dengan membangun profesi apoteker spesialis dan advance,
4. Bagaimana penerus kefarmasian kedepannya.

Dari laman UNHAN RI diberitakan pada hari pertama (12/6), sesi diskusi diawali dengan Pemaparan Fokus diskusi oleh Prof. Dr. apt. Elly Wahyudin, DEA, dilanjutkan dengan Pemaparan mengenai Uji kompetensi CBT dan OSCE dengan topik “Perjalanan UKAI/UKMPPAI dan Update-nya” oleh Prof. Dr. apt. Yandi Syukri, M.Si., dan paparan mengenai Perhimpunan Saintis Farmasi Indonesia oleh Prof. Dr. apt. Yahdiana Harahap, M.Si., lebih lanjut dipaparkan topik “Peran Farmasi di Lingkungan Militer” oleh Marsma TNI (Purn) Dr. Apt. Yuli Subiakto, M.Si., serta Laporan Kinerja PSFI Termin II oleh apt. Muh. Akbar Bahar, Ph.D.

Masih dari laman yang sama, disusun oleh Humas UNHAN diterangkan kegiatan hari kedua (13/6) kegiatan FGD dilanjutkan dengan pemaparan rumusan hasil diskusi oleh Ketua Dewan Pakar IAI Prof. Dr. apt. Elly Wahyudin, DEA mengenai 4 topik utama pembahasan.

Warek I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhan RI Mayjen TNI Dr. Jonni Mahroza, S.I.P., M.A., M.S.c., CIQnR., CIQaR. (Foto: Istimewa / @Unhan_RI)

Rektor Unhan RI Laksamana Madya TNI Prof. Dr. Ir. Amarulla Octavian, M.Sc., DESD., ASEAN Eng., yang diwakili  oleh Warek I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhan RI Mayjen TNI Dr. Jonni Mahroza, S.I.P., M.A., M.S.c.,  CIQnR., CIQaR., dalam sambutan penutupannya mengucapkan terima kasih karena telah memilih Unhan RI  sebagai tuan rumah untuk kegiatan FGD Dewan Pakar IAI. Kegiatan ini akan menjadi salah satu upaya dan  komitmen Unhan RI khususnya Fakultas Farmasi Militer Unhan RI untuk mendukung Ikatan Apoteker Indonesia  sebagai organisasi profesi terdepan dalam pengembangan pengetahuan dan praktek kefarmasian yang berorientasi pada etika dan tanggung jawab sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *