Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

Apoteker Sarniti Mengadukan Nasibnya Kepada Menteri Kesehatan

Perlu Regulasi Seleksi Perekrutan PPPK Tenaga Kesehatan Melalui Jalur Afirmasi

Forum Pejuang Honorer Nakes Indonesia (PHNI) bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta Senin (17/4). (Ist / bergelora.com)
banner 468x60

JAKARTA, WARTA-APOTEKER.com – Hadir bersama 16 organisasi profesi lainnya mendukung RUU  Kesehatan Omnibus Law bertemu Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Senin (17/4) lalu di Ruang Leimena, Kementerian Kesehatan.

Apoteker Sarniti, S.Farm, Ketua Forum Pejuang Honorer Nakes Indonesia (PHNI), menegaskan dukungan terhadap transformasi layanan kesehatan dan RUU Kesehatan yang akan segera disahkan.

Promo Lebaran 1445H

Dilansir bergelora.com, hal tersebut disampaikan oleh Sarniti kepada pers, Kamis (20/4).

“Tenaga kesehatan honorer mendukung RUU Kesehatan. Setelah bekerja bertahun-tahun sebagai honer kami berharap bisa menjadi P3K Tenaga Kesehatan agar bisa lebih maksimal melayani masyarakat, ” tegasnya kepada bergelora.com

Masih menurut Sarniti, Menkes Budi Gunadi Sadikin sudah menangkap aspirasinya dan berjanji untuk memperbaiki sistem perekrutan sehingga tidak ada yang tertinggal.

apt. Sarniti, S.Farm dan rekan-rekannya berfoto bersama Menkes Siti Fadilah Supari. (Foto: Istimewa / Dokumentasi Pribadi Sarniti)

Sarniti mengajak tenaga kesehatan lainnya pada pertemuan dengan Menkes di Jakarta, seperti perawat dan bidan honorer yang sudah bekerja di sarana  pelayanan kesehatan di Kabupaten Cirebon.

Menutup pembicaraan, tenaga honorer kesehatan membutuhkan regulasi seleksi perekrutan PPPK tenaga kesehatan dengan jalur afirmasi utamanya sebgai tenaga kesehatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *