Jurnalisme Apoteker
Redaksi Warta Apoteker Menerima Artikel / Opini Sejawat Apoteker Indonesia. +62-812-1067-4892
Kantor Berita Apoteker Indonesia
Subagiyo Dot ComApoteker Indonesia
ATV Motor
ATV Motor
Kantor Berita Apoteker Indonesia

Biaya SLF Apotek Menyentuh Angka Rp20juta, Begini Upaya Pengurus Cabang IAI Kendal

Lebih Mahal 3X Dibandingkan Kota/Kabupaten Lainnya

Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Kendal menggelar seminar nasional di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal. (Foto: Istimewa / Suara Merdeka)
banner 468x60

KENDAL, WARTA-APOTEKER.com – Para pengusaha apotek di Kabupaten Kendal, mengeluhkan mahalnya biaya mengurus Sertifikat Laik Fungsi (SLF) apotek.

Sebab, untuk bisa mendapatkan SLF, pengusaha apotek harus mengeluarkan uang hingga Rp 20 juta.

Promo Lebaran 1445H

Hal tersebut terungkap dalam seminar nasional tentang Perkembangan Perizinan dalam Menunjang Pelayanan Kefarmasian di Apotek dan Klinik pada Era Society 5.0.

Seminar diselenggarakan oleh Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Kendal di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Sabtu (11/2/2023).

Sekretaris IAI Kendal, Tjandra Winata, mengatakan, SLF mulai diberlakukan di Kendal pada 2021. Untuk mengurus perizinan SLF tersebut di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta harus melalui jasa konsultan.

“Namun, biayanya mencapai Rp 20 juta. Padahal di daerah lain di Jawa Tengah seperti di Cilacap hanya dikenai biaya sebesar Rp 7 juta. Kondisi ini memberatkan bagi pengusaha apotek,” katanya.

Ia menyatakan, pihaknya sudah membentuk tim untuk mencari solusi masalah tersebut. Tim itu telah menggelar audiensi ke berbagai pihak terkait seperti DPUPR, Dinas Kesehatan, Bupati Kendal, hingga DPRD Kendal.

“Saat audiensi dijanjikan segera dicarikan solusi. Dari pihak dewan menyampaikan akan membuat perda pengurusan SLF, namun sampai sekarang belum ada tindak lanjutnya,” tutur Tjandra.

Ketua Pengurus Daerah (PD) IAI Jawa Tengah, Rosyid Sujono, berharap, pemerintah daerah bisa memfasilitasi dalam pengurusan SLF.

Hal itu supaya biaya pengurusan SLF tidak memberatkan, karena untuk mendorong usaha apotek bisa berkembang dengan baik.

“Kalau pemerintah mendorong UMKM supaya tumbuh berkembang dengan baik, maka sudah semestinya bagi pemerintah daerah juga ikut membantu usaha apotek supaya bisa berkembang,” pungkasnya.

Artikel ini sudah tayang di suaramerdeka dengan judul: “Pengusaha Apotek di Kendal Keluhkan Mahalnya Biaya Mengurus Sertifikat Laik Fungsi (SLF), Sampai Rp 20 Juta”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *