Kantor Berita Apoteker Indonesia
banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250

BPOM Goes To Community: Apoteker Jawa Tengah Resmi Menjadi Penyuluh

IAI Salah Satu Organisasi Profesi Yang Bersinergi Sebagai Penyuluh Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan Dan Kosmetik Aman

banner 468x60

SEMARANG, WARTA-APOTEKER.com – Berlangsung secara luring di salah satu hotel di Semarang, BPOM RI menggandeng Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan kegiatan Sinergitas Bersama. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, Senin – Selasa 30 – 31 Mei 2022.

Pilot project Pembentukan Penyuluh/Kader Daerah Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik Aman menerapkan Community Based Activity dengan Program BPOM Goes To Community.

Mayyasa Cosmetics

Dalam lampiran Surat undangan BPOM kepada Ketua Organisasi Sosial Kemasyarakatan dan Organisasi Profesi Provinsi Jawa Tengah yang dibuat Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik, turut diundang Ketua Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Prov. Jawa Tengah.

Memenuhi undangan tersebut, hadir Ketua HISFARMA Jawa Tengah, apt. Eko Retnowati, M.Si., M.Farm bersama satu apoteker lainnya secara luring dan satu apoteker lainnya secara daring.

“Kami menyambut baik program BPOM Goes To Community, dengan pembentukan Penyuluh/Kader Daerah sebagai edukator dapat membantu mengedukasi bagaimana memilih obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetik yang aman,” terang Retno yang juga Dosen Farmasi UMKU ini.

Masih menurut Retno, terpilih sebagai Penyuluh menjadi suatu kebangaan tersendiri sebagai apoteker karena tidak semua memiliki kesempatan ini.

Tidak jarang ditemukan di masyarakat promosi obat tradisional, suplemen kesehatan dan kosmetika yang overclaim terutama di saat pandemi Covid-19.

Retno berharap program ini mendapat dukungan dari pemerintah termasuk pendanaan sebagai insentif sehingga bisa berjalan dengan baik sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.

Partisipasi masyarakat di bidang kesehatan akan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengidentifikasi masalah, pemilihan dan pengambilan keputusan yang bersifat sistemik, sehingga terbangun komunitas yang sadar akan obat dan makanan yang aman.

Selain materi pemilihan produk yang aman, pada kegiatan ini juga disampaikan sistem pelaporan Monitoring Efek Samping Obat Tradisional dan Suplemen Kesehatan (MESOTSK) dan Monitoring Efek Samping Kosmetik (MESKOS). Pada akhir kegiatan dialkukan pengukuhan sebagai penyuluh.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *