Kantor Berita Apoteker Indonesia
banner 120x600
banner 120x600
banner 970x250

Ahli Farmasi: Jabatan Fungsional Kesehatan Baru?

Pembekalan Tim Penguji Kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan (JFK) Tingkat Provinsi Kalsel (Foto: Istimewa/infopublik.id)
banner 468x60

CILEUNGSI, WARTA-APOTEKER.com, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) pada Selasa – Kamis, 8-10 Maret 2022 menyelenggarakan pembekalan tim penguji kompetensi Jabatan Fungsional Kesehatan (JFK). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mewujudkan SDM yang kompeten.

Dari 30 JFK yang dikenal, Provinsi Kalsel memiliki 23 JFK yang akan mengikuti proses pengangkatannya. Dilansir Info Publik, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Sukamto mengatakan pembekalan ini bertujuan untuk memelihara, meningkatkan, dan melindungi kompetensi tim penguji, menjamin mutu tim penguji dalam menyelenggarakan uji kompetensi kenaikan jenjang jabatan fungsional kesehatan serta profesionalitas tim penguji.

Mayyasa Cosmetics
Uji Kompetensi (UKOM) dilaksanakan dalam upaya memberikan pengakuan terhadap kompetensi pejabat fungsional kesehatan dan sebagai bahan pertimbangan untuk kenaikan jenjang jabatan fungsional kesehatan jabatan fungsional kesehatan. Uji kompetensi diperlukan sebagai prasyarat untuk memperoleh SK Kenaikan Jabatan dalam setiap jenjang jabatan dan akan ditindaklanjuti dengan kenaikan pangkat sesuai periode waktu yang telah ditentukan.

Belum diperoleh informasi pasti terkait uji kompetensi yang akan diikuti oleh peserta. Seperti diketahui bahwa uji kompetensi meliputi uji portofolio, uji tulis, uji wawancara dan uji praktek.

AHLI FARMASI
Tidak diketahui secara pasti asal gambar yang dibagikan yang berisi informasi Uji Kompetensi Jabatan Fungsional Tingkat Provinsi Kalsel menjadi pembicaraan hangat. Pasalnya, dari gambar yang beredar, pada nomor urut 14, disebutkan JFK Ahli Farmasi.

Dimintai komentarnya, apt. Sudarsono, M.Sc (Clin.Pharm), apoteker klinis dan juga Ketua Tim Penilai Jabatan Fungsional Apoteker dan Asisten Apoteker Kota Pangkalpinang. “JFK Ahli Farmasi yang tertera dalam gambar yang beredar di WA, tidak dikenal dalam JFK di ASN, yang ada adalah Apoteker dan Asisten Apoteker,” jelasnya.

Menurut apt. Sudarsono, mungkin ada kekeliruan dalam penulisannya dan hal ini perlu diluruskan dan disesuaikan dengan nomenklatur yang ditetapkan MENPAN-RB. “Sekretariat Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat  Kesehatan membina Jabatan Fungsional apoteker dan asisten apoteker,”tutupnya.

banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *