banner 728x250

Dinkes Tana Toraja Memperjuangkan Satu Puskesmas Satu Apoteker

  • Bagikan
Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Toraja berfoto bersama Bupati dan Wakil Bupati Toraja Utara, serta Kadis Kesehatan Tana Toraja, usai dilantik di Hotel Misiliana Rantepao, Sabtu, 20 November 2021. (Foto: Istimewa/Kareba Toraja)
banner 468x60

WARTA-APOTEKER.com, CILEUNGSI – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, dr. Ria Tanggo mewakili Pemda Tana Toraja, meminta agar pengurus IAI memperjuangkan penambahan tenaga apoteker di Tana  Toraja yang masih sangat kurang. Dokter Ria berharap minimal satu Puskesmas ada satu apoteker.

Dilansir kareba-toraja.com, dokter Ria juga mengusulkan agar apoteker bisa membawahi dua atau lebih tempat  kerja baik sebagai tenaga apoteker di apotik atau di instalasi farmasi maupun gudang-gudang farmasi. Hal tersebut  disampaikan pada Pelantikan Pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Toraja, periode 2021 – 2025 resmi  dilantik, Sabtu, 20 November 2021 di Misliana Hotel Rantepao, Toraja Utara.

banner 336x280

Pengurus IAI Cabang Toraja dilantik oleh Ketua Pengurus Daerah IAI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. Gemini Alam, M.Si, Apt., disaksikan Bupati Toraja Utara, Yohanis Bassang, Wakil Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja, Ria Minoltha Tanggo.

Pengurus IAI Cabang Toraja yang baru dilantik diketuai oleh Apt. Yosep Bua Rante, S.Si menggantikan Ketua sebelumnya Betrix Marendeng yang mendapatkan beasiswa untuk studi di Inggris. Yosef Bua Rante dalam sambutannya mengatakan, pengurus IAI Cabang Toraja yang baru dilantik mempunyai tugas melindungi  masyarakat dengan cara menjamin dan meningkatkan mutu pelayanan obat.

“Kami siap mengawal penggunaan obat di masyarakat apalagi di Toraja (Tana Toraja dan Toraja Utara) masih banyak terjadi peredaran obat secara liar,” kata Yosef.

Yosef mengatakan, di Toraja masih banyak sarana non farmasi (toko dan warung) yang menjual obat secara ilegal sehingga masyarakat dapat mengakses dan menggunakan obat secara bebas tanpa sesuai indikasi dan aturan yang sebenarnya.

Lebih lanjut, Yosef menjelaskan, ke depan IAI Toraja yang menaungi dua Kabupaten, yakni Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara akan turun ke masyarakat melakukan penyuluhan terkait penggunaan obat yang benar, cara mendapatkannya dan cara penyimpanannya sehingga rumah aman dari obat kadaluwarsa.

HARAPAN PENGURUS DAERAH IAI SULAWESI SELATAN
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IAI Sulsel, Prof. DR. Gemini Alam, M.Si, Apt., berharap pengurus IAI Cabang Toraja yang dilantik hari ini dapat bekerjasama dengan pengurus IAI dari Kabupaten lain dan Pengurus Provinsi sehingga pengetahuan kita tentang obat dapat terus diejawantahkan dalam kehidupan masyarakat.

“Di Toraja juga ini banyak sumber daya alam yang sangat bagus dikembangkan untuk bahan baku obat tradisional. Semoga ke depan ada investor yang mau masuk ke Toraja membuat industri obat tradisional, farmasi atau kosmetik,” harap Gemini.

banner 336x280
banner 120x600
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *